acHari ini Bitcoin Menembus Harga Rp1,38 Miliar melonjak secara signifikan, naik 4,55% dalam 24 jam terakhir. Kebangkitan ini terjadi setelah beberapa hari pasar mengalami tekanan dengan volume perdaganan global masih relatif rendah.
Dilansir dari Bitcoin.com, lonjakan harga ini menyebabkan likuidasi besar-besaran terhadap posisi short, di mana dalam empat jam terakhir saja, lebih dari USD 43 juta (Rp 707 miliar) posisi short BTC terhapus dari pasar.
Secara keseluruhan, lebih dari USD 213 juta (Rp 3,45 triliun) likuidasi terjadi di seluruh pasar kripto, dengan USD 122 juta (Rp 1,98 triliun) berasal dari posisi short.
Tidak hanya Bitcoin, pasar kripto secara keseluruhan juga mengalami pemulihan. Ethereum (ETH) naik 2,26%, sementara XRP bertambah 2,79%. Namun, beberapa aset masih berada di zona merah, seperti Solana (SOL) yang turun 6%, Cardano (ADA) turun 4,4%, dan Dogecoin (DOGE) yang turun 4%.
Dari sisi makroekonomi, data menunjukkan bahwa selera risiko di pasar mulai pulih, sejalan dengan rebound yang juga terjadi di pasar saham. S&P 500 naik 1,7%, sementara Nasdaq melonjak 2,3%, menunjukkan bahwa investor mulai kembali masuk ke aset berisiko setelah pekan yang penuh tekanan.
Menurut Paul Howard, direktur senior di perusahaan trading kripto Wincent, kondisi ini adalah kombinasi dari stabilitas makro serta penurunan leverage yang berlebihan dalam pasar kripto.
“Pasar terlihat mulai stabil setelah mengalami tekanan dalam beberapa pekan terakhir. Dengan banyaknya posisi leverage yang sudah dilikuidasi, kondisi pasar menjadi lebih sehat,” ujarnya, dikutip dari CoinDesk.
Selain itu, lonjakan harga ini juga membawa Bitcoin kembali di atas rata-rata pergerakan 200 hari (200-day moving average / SMA 200), yang sering digunakan sebagai indikator tren jangka panjang.
Menurut Keith Alan, salah satu pendiri Material Indicators, SMA 200 merupakan level penting yang perlu ditembus agar Bitcoin tetap berada dalam tren bullish. Jika harga bertahan di atas SMA 200, ini bisa menjadi sinyal bahwa koreksi sudah berakhir dan pasar siap kembali naik.